Ngomong-Ngomong Pendidikan



Apa sih pendidikan itu? Apa hanya belajar di dalam kelas?



 Pendidikan adalah pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak

Pendidikan dimulai dari masa pra sekolah. Sejak kita dalam kandungan, bayi, anak-anak memperoleh pendidikan dari orang tua dan orang di sekitar. Sejak kita bayi kita telah belajar bagaimana cara kita tengkurap, duduk, berjalan, berbicara, makan, makan, minum dan masih banyak lagi. Mungkin umur 2 tahun orang tua sudah ada yang mengajarkan doa sehari-hari. Umur 4 tahun mungkin orang tua telah mengajarkan sopan santun kepada buah hatinya.

Namun, pandangan pendidikan menurut kebanyakan adalah anak dengan memakai seragam, pergi ke sekolah, duduk mendengarkan dan menulis apa yang disampaikan guru. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan kemudian perguruan tinggi.

Pada tingkatan sekolah menengah atas ada 2 pilihan yang harus dipilih pelajar, yaitu melanjutkan ke SMK atau SMA. Kurikulum di SMK tentu berbeda dengan kurikulum di SMA. Di SMK, siswa belajar lebih banyak praktek daripada teori, karena lulusan SMK memang dipersiapkan sebagai sumber daya manusia yang siap untuk bekerja. Sedangkan di SMA sistem pendidikannya lebih banyak teori, hal ini disebabkan karena lulusan SMA dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Baru di jenjang perkuliahan sistem pendidikannya lebih banyak praktek. 

Namun di Indonesia, banyak loh sumber daya manusia yang kualitasnya hampir sama. Sehingga tidak semua lulusan sekolah kejuruan bahkan  sarjana terserap dengan baik di lapangan pekerjaan. Perusahaan sendiri tidak merekrut pegawainya secara sembarang. Banyak perusahaan yang membutuhkan skill yang lebih dari para pelamar. Maka dari itu, banyak lembaga-lembaga di luar sekolah yang berdiri dengan tujuan untuk membantu pemuda untuk menambah kemampuan mereka. Misal bimbel, tempat kursus seperti menjahit, salon, pelatihan-pelatihan design salah satu contohnya adalah DUMET School.

Lalu selain tempat kursus atau pelatihan, apa  saja sih pendidikan di luar sekolah ?

 Menurut Komunikasi Pembaruan Nasional Pendidikan (KPNP): Pendidikan luar sekolah adalah setiap kesempatan dimana terdapat komunikasi yang teratur dan terarah di luar sekolah dan seseorang memperoleh informasi, pengetahuan, latihan maupun bimbingan sesuai dengan usia dan kebutuhan kehidupan. Ada 5 jenis pendidikan luar sekolah antara lain pendidikan umum, keagamaan, jabatan kerja, kedinasan, dan kejunian. Pendidikan umum adalah pendidikan yang mengutamakan perluasan, peningkatan ketrampilan, dan sikap warga belajar dalam bidang tertentu. Pendidikan keagamaan adalah pendidikan yang mempersiapkan warga belajar untuk menjalankan peranan yang berhubui gan dengan ajaran agama tertentu. Pendidikan jabatan kerja adalah pendidikan yang berusaha meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan sikap warga belajar agar dapat memenuhi persyaratan pekerjaan tertentu. Pendidikan kedinasan adalah pendidikan yang berhubungan dengan tugas kedinasan pegawai atau calon pegawai lembaga tertentu. Pendidikan kejunian adalah pendidikan yang mempersiapkan warga belajar untuk bekerja pada bidang tertentu.
Pendidikan di luar sekolah sendiri ditujukan guna mengembangkan keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang memungkinkan baginya menjadi manusia yang berguna dan memberi manfaat dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, bahkan lingkungan masyarakat dan negaranya. Jadi pendidikan di sekolah itu penting, pendidikan di luar sekolah pun tak kalah penting. Kedua hal ini bisa menunjang kemampuan lulusan sekolah kejuruan maupun sarjana untuk memiliki nilai lebih agar dapat terserap di lapangan pekerjaan, sehingga bisa mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk ke depannya. Jadi selama pendidikan yang di ajarkan di luar sekolah itu positif, tidak akan ada yang sia-sia yaa teman-teman Indonesia untuk mempelajarinya, walaupun ilmu itu di pakai puluhan tahun kemudian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPJS Pailit ?